Wednesday, May 16, 2018

Kangen

Cuma kangen, itu saja.
Hujan malam ini serasa membawa sejuta memori.

***

Memori yang mana nih Dy?
😝

Wednesday, February 07, 2018

Karena Hati Ini Yang Memilih

"Mbaaak.. aku cemburuu.. " katanya sambil menenggelamkan kepalanya di antara kedua tangannya.

"cemburu kenapa?"

Dia diam.

"oooh, iya, aku lihat orang itu asyik diskusi ini itu dengan salah satu teman kita kan?"

"Iyaaaa, mbaaak.." katanya yang kini mulai mengangkat kepalanya lagi.

"hahaha.."

"Tapi kenapa aku harus cemburu ya? kan aku bukan siapa-siapanya dia.. Dia kan punya hak mau ngobrol sama siapa aja.. Tapi kenapa aku gak relaa.. Aaarggh.."

Friday, February 02, 2018

Inikah Yang Namanya Jatuh Cinta?

"Jadi gak?" tanyaku

"Jadi, tapi pindah tempat" jawabnnya

"kemana?"

"ke kantin, haha"

Aku diam memandang balasannya chat, bingung mau balas apa. Hari sebelumnya, dia mengajakku makan siang bersama di suatu tempat. Aku senang, entahlah, mungkin karena jarang-jarang dia akan mengajakku makan. Dan hari ini, ketika aku menanyakan terkait jadi atau tidaknya, seperti itulah jawabannya. Entah kenapa hati ini malah sakit.

Aku kecewa ya? Untuk apa aku kecewa? Aku siapanya dia? Hanya teman. Tapi kenapa air mata ini malah mengembang.

Aku meremas baju depanku, berharap akan menghilangkan sakitnya hati ini. Kenapa jadi sesakit ini ya.

"Hahahaha.. ya udah yuk" hanya itu yang bisa ku balas.

Dan aku hanya berdiam saja di mejaku. Tidak sama sekali beranjak ke kantin. Gak mood, entahlah.
Lama, aku hanya duduk terdiam memandang ponselku. Hanya ku pandangi. Entah sudah menghabiskan berapa menit aku berdiam diri di mejaku. Namun akhirnya aku pergi juga ke kantin.

Disana, aku tak melihatnya, aku semakin, apa ya, bad-mood. Tapi kemudian dia muncul. Aku berusaha untuk tetap bersikap biasanya.

"Hahaha, maaf ya.." katanya menyapaku

"hihi, iya gpp..sibuk juga kan?" kataku untuk berusaha tidak apa-apa

Iya, kami akhirnya tetap makan bersama, dan berdiskusi macam-macam. Setidaknya itu mengobati kekecewaanku. Hmm, emang aku kecewa ya tadi? 

***

Friday, December 15, 2017

Forgetting You

It is really nice to know you..
For this past years, you already shaped a memory in my head..
My heart also swayed for that precious memory..

You know, it is really hard to know that we'll be going apart..
It's hard for me..
I hope I can stay here with you longer..

But now, that memory you shaped will become my treasure..
With you not around, I try to live without you..
And I try to forget you....



Thursday, November 30, 2017

Gadis Itu

Aku melonggarkan sedikit kancing kemejaku bagian atas sambil berjalan keluar ruang ujian. Memang, saat itu kampus sedang mengadakan ujian akhir semester. Kepalaku sedikit pusing mengerjakan soal-soal itu. Di luar ruang ujian, teman-temanku yang lain sudah asyik membahas soal ujian tadi. Fiuh, sungguh membosankan.

Entah kenapa mataku tertuju ke ruang tempat gadis itu ujian. Aku tinggalkan teman-temanku yang masih asyik mengobrol dan menghampiri pintu ruang ujian itu. Aku melihat sedikit ke dalam ruang ujian. Gadis itu sedang memasukkan alat-alat tulisnya ke dalam tas, dan bersiap keluar ruangan. 

Entah apa yang menginspirasiku, sehingga aku hanya membiarkan diriku tetap di depan pintu, hanya supaya saat gadis itu membuka pintu, sudah ada aku di depannya.

Sok romantis? Hm..entahlah, aku hanya ingin melakukan ini, yang belum tentu bisa ku lakukan di lain waktu. Tapi kau bisa bilang kalau aku ini adalah secret admirer gadis itu

Aku menghitung mundur detik-detik gadis itu membuka pintu.

5….4….3….2….1….

Cerita Malam Ini

Pukul 21.52, aku masih aja di depan laptop, di bandara Jogja, menanti dipanggil untuk boarding. Pesawat yang akan membawaku delay 2 JAM, yang harusnya diterbangkan pada pukul 19.20 jadi terbang pukul 21.50. Tapi sampai sekarang pun, belum ada tanda-tanda panggilan boarding.

Entah sejak kapan, setiap kali mau ada penerbangan, pagi harinya ketika mau bersiap ke bandara, selalu ada perasaan gak nyaman. Dagdigdug sendiri, yang rasanya malah pengen gak berangkat aja. Sampai-sampai selama perjalanan selalu narik nafas dalam-dalam untuk menenangkan. Kenapa ya?

Aku duduk di salah satu lounge saat ini, dekat dengan jendela besar yang menghadap ke landasan pacu. Setiap kali ada pesawat yang landing, berharap itu adalah pesawat yang akan membawaku ke Jakarta. Sudah ada beberapa pesawat, tapi pesawatku belum juga muncul.

Aku sudah lelah. Pengen segera sampai hotel dan tidur. Tapi sepertinya aku masih harus menunggu beberapa saat lagi. Fiuuh

Sampai bandara Soekarno hatta pukul 00.30. Aku bergegas menuju antrian taksi, dan tanpa diduga, antriannya panjang banget.

Tuesday, November 28, 2017

Ruang Rindu

source: google

Kau tau apa itu Rindu?
Ia adalah sebuah ingin yang 'nyata'nya selalu dinanti
Sebuah harap yang tak ingin menjadi sekedar angan

Ia lahir dari sebuah kebaikan yang kita rasa
Kebaikan yang menyisipkan cinta di sudut hati
Kebaikan yang membuat candu hingga ingin kita rasakan lagi