Friday, October 27, 2017

Karena Bersamamu Adalah Candu


Entah sejak kapan,
aku terbiasa dengan adanya dirimu.
Segala obrolan pun candaan,
menjadi kegiatan yang selalu ku rindu.

Ketika kau tak ada,
aku kan mencarimu.
Ada rindu yang tak mampu aku ucap.
Ada ingin yang tak mampu aku khayalkan.

Skeptis

Iya, aku adalah tipe orang yang skeptis dengan yang namanya hubungan pertemanan (dengan wanita). Sejak dulu.

Mungkin karena sejak kecil aku tak pernah memiliki teman dekat wanita. Teman sebayaku kala itu kebanyakan (bahkan hampir semua) cowok. Segala permainan anak laki-laki itulah yang diajarkan padaku. Dan mungkin karena itulah, aku hanya belajar menyelesaikan konflik pertemanan dengan anak laki-laki (yang gak jauh-jauh menyelesaikannya dengan berantem atau mukul dia, yang berujung malah aku yang nangis), tapi besoknya ya main kaya biasanya, dan yang berkonflik denganku pun juga biasa lagi.

Hidup pertemananku aman damai sentosa, pun aku punya teman wanita di sekolah, konflikku dengan mereka hampir tak pernah ada (yang ada malah mereka diganggu yang cowok-cowok). Hingga akhirnya aku kelas 5 SD, dan murid pindahan itu datang ke sekolahku, merubah segalanya.

***

Thursday, October 26, 2017

Si Shiny AG

"Aku mau nulis cerita tentang mas aaah"
Kataku di sebuah media chat.

"Tapi di sensor ya,  pake kode ag aja
Krn ag itu shiny, namaku kan artinya menyinari"

Iya, bukan nama sebenarnya, itu codename dari unsur kimia perak (Argentum, Ag).

Kirain mau cerita tentang Agasa Dy. Apa ku panggil dia Agasa aja ya? tapi nanti diprotes, maunya kan dipanggil Shinichi :)).

*****

Pertama kali aku masuk di kantorku yang sekarang adalah di akhir tahun 2010. Waah, ternyata udah 7 tahun lamanya. Saat itu aku baru saja lulus kuliah. Awal masuk kantor, kantor sedang dalam renovasi, sehingga ruangan kantor masih berantakan dan gelap. Hanya sekitar satu bulan aku bekerja di ruangan gelap itu, setelahnya kami pindah. Boss divisiku saat itu yang menentukan susunan tempat duduk. Aku kebagian duduk di baris 4, bersama para wanita.

Beberapa minggu berselang, tempat dudukku itu jauh dari AC, dan meja di barisan ber AC lebih sering matikan AC. Alhasil, aku kepanasan dan kalau sudah kepanasan, bikin pening kepala, wajah memerah, yang berakhir pada mata yang berkunang-kungan. Aku meleleh kalau kaya gini terus.

Aku pun memberanikan diri berbicara pada teman sekantorku yang berada di meja barisan AC (yang barisannya hanya tepat di belakangku), yang menjadi pelaku mematikan AC. Beliau memang tak tahan dingin, jadi aku negosiasi untuk tukaran tempat duduk. Dan yes dia mau. Sejak aku pindah ke barisan ber AC itulah, aku kenal mas Ag.

**

Friday, October 20, 2017

Insomnia

Sudah pukul 23.29 ketika aku menulis ini. TV di depanku masih menyala, memutarkan tayangan pertandingan badminton di Denmark. Tapi aku malah sibuk di depan laptopku, menulis.

Aku sudah 2 bulan lamanya pindah kembali ke Pakem, menempati rumah orang tuaku yang tidak dihuni. Berbeda dengan kostku yang dulu yang mana jam segini masih ramai anak-anak kost yang mengobrol ngalor ngidul, mulai dari cerita apa saja yang terjadi di kampus sampai ke gosip para artis. deuh. Di Pakem ini, jam 9 aja sudah serasa jam 11, sepiiiiii bangeet.

Sebenarnya ini bagus untuk terapiku yang tak pernah bisa tidur cepat, alias insomnia. Aku termasuk orang yang mudah sekali disorientasi waktu. Salah hari atau salah jam, sudah biasa. Seharusnya dengan suasana jam 9 yang sama seperti jam 11, akan dengan mudah membuatku menganggap bahwa saat itu sudah jam 11. Tapi selalu gagal kalau sudah di depan laptop. Keknya emang si laptop ini penyebab insomnianya ya.

Sebenarnya badanku sudah sangat lelah, 3 hari kemarin merupakan perjalanan dinas yang sangat melelahkan. Ketika berangkat kena delay dan jadi tiba di tempat pukul 23, pulangnya juga kena delay dan tiba di rumah pukul 23. Hiks.

23.42, aku tak tau harus menulis apalagi. Sebenarnya aku iseng buka blogger sambil menunggu download-an film selesai. Yaa, daripada ga ngapa-ngapain.

Acara di TV tidak ada yang menarik, namun karena butuh suara-suara untuk menemani jadi ku biarkan ia tetap menyala. Tapi sepertinya badanku sudah mulai remuk redam, aku tidur aja deh. Sudah tak ada lagi yang mau ditulis.

Good night Jogja

Wednesday, October 18, 2017

Balada Dompet Ketinggal Semedi Pun Gagal

Judul postingnya kepanjangan Dy.

Ah, biarlah ya, soalnya postingan kali ini adalah postingan curcol. :))
Semua berawal dari adanya 'tugas negara' ke Jakarta untuk hari Rabu dan Kamis ini.


Senin pagi, dua hari yang lalu.
aku dikabari terkait 'tugas negara' ini. Aku yang saat itu entah kenapa masiiih aja menggalau, berkeinginan berangkat dari Selasa sore. Aku pun izin ke boss-ku.

"Pak, boleh ndak sy berangkat dari selasa malam?mau menyepi di jakarta" Tanyaku

"Gpp gpp"

Set.. Set.. Set.. Izin sudah dapat, Tiket selasa sore pun terbeli (aku gak mau terlalu malam sampai Jakarta, kan mau semedi). Dan saat itu aku gak langsung pesan hotel, ku pikir, 'Aah, masih bisa besok (selasa)'.


Esoknya, hari Selasa pagi.
Aku sudah hectic dengan kerjaan. Gak sempat pesan-pesan hotel. Baru sempat pesan mendekati istirahat siang, and you know what? Hotel tempat biasanya kami menginap penuh semua. Gosh!

Penerbangan jam 17.45, meeting conference sama client baru selesai pukul 16.15. Gak konsen sudah, mengingat jalanan Jogja ke arah bandara pasti padat. Tapi alhamdulillah, sampai sana tepat waktu, pukul 16.40 sudah sampai di bandara.


Sunday, October 15, 2017

H2SO4

Ini kisah tentang temanku, teman yang kini tak bisa ku jangkau lagi. Ia kini berada dalam ruang dan waktu yang berbeda.

*****

Zaman SMA dulu, mata pelajaran yang paling aku suka adalah pelajaran kimia, hanya karena nama-nama senyawanya ditulis dengan kombinasi huruf dan angka seperti chiper text (mystery addicted banget dulu).

Dan, ya, kalian tau lah, zaman SMA tuh zaman galau-galau nya siswi, suka-sukaan sama kakak kelas atau teman sekelas. Tak luput juga dari kami, 4 sekawan, jilbaber semua. Kami bukan tipe yang ingin pacaran, karena pelajaran fisika sudah menyita hati dan pikiran kami (remediaaaal melulu). Yang bisa kami lakukan adalah suka dari jauh. Dan orang yang kami kagumi masing-masing, akan kami kasih codename dengan nama senyawa kimia atau nama latin dari pelajaran biologi (gak ada nama lain apa ya dulu.. haha). Ada H2O, ada H2SO4, ada NaCl dan ada rhodophyta (gak jelas ya kami...).

Dan kini, tentang H2SO4. Ia teman sekelasku. Sejak kelas 2 SMA kami sudah penjurusan ke kelas IPA. SMA kami merupakan salah satu SMA percobaan untuk kurikulum KBK terbaru, dan kebetulan itu jatuh pada angkatan kami, sehingga untuk kelas dua SMA sudah mulai penjurusan. Dan sudah tidak ada lagi rolling kelas.

Ia ketua kelas kami. Pendiam, tapi perhatian banget sama teman sekelas. Dialah penyambung silaturahmi kami. Gak kami sangkal, kalau di kelas kami pun kepecah belah menjadi beberapa gank. Gank kami termasuk gank netral, bisa masuk ke gank manapun. Dan dialah, yang menyatukan kami semua.

Salah satu temanku ngefans dengannya, dan kalau lagi membicarakan tentangnya, dia akan memanggil dengan sebutan H2SO4.

Cakep Mana..??

Tulisan tahun 2009, lebih tepatnya 17 Juli 2009. Kisah perjalanan mudik para mahasiswa.


Aku terbangun dari tidurku. Ku lihat jam di ponselku, pukul 07.00. Ini hari kedua perjalananku pulang ke kampung halaman. Aku membuka jendela bus, sepertinya sudah sampai Jawa Barat. Aku melihat ke samping, temanku masih terlelap tidur. Tiba-tiba…

Oom..Oom..” sapa 2 anak kecil padaku.

ada apa dek?” kataku riang pada mereka.

Oom kok cakep sih..” kata salah satu di antara mereka.

hah?” aku kaget, seraya tertawa. Itu membuat teman di sampingku terbangun.

Sendiri Dalam Keramaian

Kalau kata orang yang khas dari seorang introvert adalah selalu merasa sendiri dalam keramaian. Anda salah, kami tidak merasa sendiri, tapi kami sengaja menyendiri dalam hiruk pikuk dunia #halah.

Menyendiri itu kegiatan menyenangkan. Apalagi kalau tempat menyendirinya mendukung banget (sepi, berangin, plus hujan), bakalan lamaaa disana.

"Makan sendirian disana? Kok pede ya?" tanya temanku heran

Thursday, October 12, 2017

My Drama

Drama ituuu misalnya aja ketika maghrib di kantor, yang cowok-cowok mulai tunjuk-tunjukkan siapa yang jadi imam. Proses tunjuk-tunjukkannya juga gak cuma sebentar lagi, dooh.

"pasti deh, ada drama begini kalau mau maghriban :))" celetuk temanku.

Drama ituuu kalau cewek-cewek janjian makan, memutuskan tempat makan aja melebihi rapat senat kayanya, lamaaaaaaaa dan alooot banget.

"buruan sih ditentuin, keburu laper niih.."

Drama ituuu kalau diam-diam jatuh cinta pada seseorang yang kemudian meyimpan rindu yang tak bisa terungkap kata, menyesakkan memang :(.

"i am tired of my own drama mbaak :(" curhat temanku

Tapi drama buatku adalah, ketika galau tapi gak tau apa yang digalaukan, gimana coba? :(
Iya, akhir-akhir ini aku galau, entah karena apa, aku juga gak tahu. Rasanya tuuh, hmm, galau. Haha, geje banget ya? (ˆnˆ٥)
Ada gak sih yang merasakan hal yang sama?