Jeritan Hati

"Dyah, kamu tau kan, aku udah bisa move on setelah sekian lamanya" curhat kawanku "Aku tuh sebenarnya malas kalau mulai diungkit-ungkit lagi, bikin nyesak"

Ya, ini tentang cinta yang menyesakkan.


Ah, kenapa cinta selalu membawa sesak di dada? Itu yang ku pikirkan dulu ketika mendengarkan curhat kawanku ini. Membuatku mudah meragu pada para pria.

Dulu, aku berpikir,
Ah, cinta hanya menyisakan goresan luka..
Ah, cinta hanya menyisakan kenangan buruk yang bahkan tak bisa dihapus sekalipun ingin..
Ah, cinta hanya menyisakan tangis tak henti kala sendiri..
Ah, cinta hanya menyisakan jeritan hati yang menyesakkan dada..

Tapi semua berubah, bukan karena negara api menyerang (kaya avatar aang aja.. :D). Semua berubah ketika kemudian saya tau apa artinya cinta. Cieeee...

Emang cinta apa Dy?

Menurut buku yang aku baca #halah

Cinta adalah,
ketika belum mampu tuk menghalalkan, maka ia menjauh demi kebaikan
Cinta adalah,
ketika telah mampu tuk menikah, maka ia keberanian untuk mengungkapkan
Cinta adalah,
ketika telah menikah, maka ia kerinduan yang tak terbendung

Kerinduan "aisyah" untuk kembali berjumpa dengan suami yang setelah lelah badan mencari "ma'isyah"
Kerinduan menghabiskan waktu bersama,
Karena rindu itu ungkapan cinta,
dan karena cinta itu adalah KAMU.

(duh, posting akhir-akhir ini menggalau, haha..)

Komentar

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca....^^