Wednesday, February 07, 2018

Karena Hati Ini Yang Memilih

"Mbaaak.. aku cemburuu.. " katanya sambil menenggelamkan kepalanya di antara kedua tangannya.

"cemburu kenapa?"

Dia diam.

"oooh, iya, aku lihat orang itu asyik diskusi ini itu dengan salah satu teman kita kan?"

"Iyaaaa, mbaaak.." katanya yang kini mulai mengangkat kepalanya lagi.

"hahaha.."

"Tapi kenapa aku harus cemburu ya? kan aku bukan siapa-siapanya dia.. Dia kan punya hak mau ngobrol sama siapa aja.. Tapi kenapa aku gak relaa.. Aaarggh.."



***

Terkadang, "sulit untuk melupakan" itu adalah pilihan.
Mungkin bukan sulit, hanya hati saja yang tak rela tuk lupakan,
segala kenangan dengan ia yang kita suka dalam diam.
Hingga membiarkan hati ini merasakan sesaknya lagi,
menahan segala rasa yang tak mampu terucap.

Andai dia tahu ya...

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca....^^