Wednesday, February 07, 2018

Karena Hati Ini Yang Memilih

"Mbaaak.. aku cemburuu.. " katanya sambil menenggelamkan kepalanya di antara kedua tangannya.

"cemburu kenapa?"

Dia diam.

"oooh, iya, aku lihat orang itu asyik diskusi ini itu dengan salah satu teman kita kan?"

"Iyaaaa, mbaaak.." katanya yang kini mulai mengangkat kepalanya lagi.

"hahaha.."

"Tapi kenapa aku harus cemburu ya? kan aku bukan siapa-siapanya dia.. Dia kan punya hak mau ngobrol sama siapa aja.. Tapi kenapa aku gak relaa.. Aaarggh.."

Friday, February 02, 2018

Inikah Yang Namanya Jatuh Cinta?

"Jadi gak?" tanyaku

"Jadi, tapi pindah tempat" jawabnnya

"kemana?"

"ke kantin, haha"

Aku diam memandang balasannya chat, bingung mau balas apa. Hari sebelumnya, dia mengajakku makan siang bersama di suatu tempat. Aku senang, entahlah, mungkin karena jarang-jarang dia akan mengajakku makan. Dan hari ini, ketika aku menanyakan terkait jadi atau tidaknya, seperti itulah jawabannya. Entah kenapa hati ini malah sakit.

Aku kecewa ya? Untuk apa aku kecewa? Aku siapanya dia? Hanya teman. Tapi kenapa air mata ini malah mengembang.

Aku meremas baju depanku, berharap akan menghilangkan sakitnya hati ini. Kenapa jadi sesakit ini ya.

"Hahahaha.. ya udah yuk" hanya itu yang bisa ku balas.

Dan aku hanya berdiam saja di mejaku. Tidak sama sekali beranjak ke kantin. Gak mood, entahlah.
Lama, aku hanya duduk terdiam memandang ponselku. Hanya ku pandangi. Entah sudah menghabiskan berapa menit aku berdiam diri di mejaku. Namun akhirnya aku pergi juga ke kantin.

Disana, aku tak melihatnya, aku semakin, apa ya, bad-mood. Tapi kemudian dia muncul. Aku berusaha untuk tetap bersikap biasanya.

"Hahaha, maaf ya.." katanya menyapaku

"hihi, iya gpp..sibuk juga kan?" kataku untuk berusaha tidak apa-apa

Iya, kami akhirnya tetap makan bersama, dan berdiskusi macam-macam. Setidaknya itu mengobati kekecewaanku. Hmm, emang aku kecewa ya tadi? 

***