Aku dan Hatiku

Aku dan Hatiku

Luka itu, masih membekas, tergores dalam di hatiku.
Aku kasihan pada hatiku, ia merasakan sakit, perih, semua karena kelalaianku menjaga hatiku. Mungkin, jika ia bisa berkata, dia akan protes "kenapa kau tak menjagaku dengan baik? Sampai-sampai aku terluka"

Apa yang bisa ku katakan pada hatiku? Aku pun merasakan yang sama, aku merasakan sakitnya, aku merasakan perihnya. Tapi apa yang bisa ku katakan? Aku hanya dapat berkata "Maafkan aku hatiku, aku lalai, aku telah membuatmu terluka, merasakan sakit karena luka yang tak kunjung sembuh, tapi izinkan aku mencoba lagi untuk menghilangkan sakitnya, sekalipun aku tak sanggup untuk menghilangkan bekasnya"



di antara hitam putih,
di pagi yang panjang..


catatan di tahun 2009, 14 November

Komentar